HEAR001 Polka Wars - Axis Mundi

"Sebagai pengagum album ini, pada awalnya kami bertujuan untuk mendapatkan pengalaman lebih dalam mendengarkan Axis Mundi, yakni melalui format piringan hitam. Sudah banyak sekali album-album lama yang besar pada zamannya dibuat ke dalam bentuk serupa. Kami berpikir, Axis Mundi merupakan salah satu dari sekian banyak album terkini di Indonesia yang pantas mendapatkan kesempatan untuk dirilis ke dalam format dengan kualitas paripurna tersebut,"

Mencintai suatu debut sejak pertama kali diperdengarkan merupakan suatu sensasi tersendiri. Sayangnya, sensasi itu menjadi barang langka dalam beberapa tahun terakhir di kancah musik lokal. Axis Mundi dari Polka Wars datang sebagai jawaban atas kelangkaan itu, ia hadir bak setetes air segar di tengah padang gurun.

Frase Axis Mundi bila ditelaah secara sederhana dapat berarti keseimbangan. Karya tersebut tidak dibuat berdasarkan patron genre tertentu, justru secara bebas dan liar dirasuki oleh segala yang mereka rasa, dalam takaran yang berimbang. 

Axis Mundi boleh jadi juga merupakan suatu kemegahan. Ia tidak dibuat dengan metode sederhana dan mungkin saja berdarah-darah. Karya ini lahir sebagai karya yang dipersiapkan dengan matang. 

Bertahun-tahun Karaeng Adjie (gitar, vokal), Billy Saleh (gitar), Xandega Tahajuansya (bass) & Giovanni Rahmadeva (drum, vokal) berkomplot demi mencari pola dan bentuk, yang pada akhirnya mengundang decak kagum ketika debut tersebut terlahir dalam format cakram padat, melalui label Helat Tubruk pada pertengahan tahun 2015 lalu.

"Sebagai pengagum album ini, pada awalnya kami bertujuan untuk mendapatkan pengalaman lebih dalam mendengarkan Axis Mundi, yakni melalui format piringan hitam. Sudah banyak sekali album-album lama yang besar pada zamannya dibuat ke dalam bentuk serupa. Kami berpikir, Axis Mundi merupakan salah satu dari sekian banyak album terkini di Indonesia yang pantas mendapatkan kesempatan untuk dirilis ke dalam format dengan kualitas paripurna tersebut," tukas Raja Panggabean selaku salah satu perwakilan dari Hearingeye Records.

Perayaan Polka Wars dan Hearingeye Records dalam mempersiapkan Axis Mundi dengan versi sampul muka yang berbeda ini juga melibatkan para pendengarnya, melalui Kontes Artwork Axis Mundi. Harapannya para pendengar dapat berbagi pengalaman dalam mendengarkan Axis Mundi untuk selanjutnya diinterpretasikan dalam bentuk visual. Sejak dibuka pada 21 Maret lalu, kurang lebih 95 interpretasi karya telah terkumpul selama kurun waktu 9 hari dan akhirnya terpilihlah Ryu Nugroho dan Stefanus Binawan sebagai pemenang. 

Para Partisipan Kontes Artwork Axis Mundi

 

Selanjutnya 2 karya pemenang tersebut akan dicetak ke dalam bentuk postcard yang merupakan bagian dari kemasan piringan hitam edisi spesial, yang rencananya akan dijual secara terbatas sebanyak 150 keping dengan harga 420,000 Rupiah pada gelaran Record Store Day 2016 di Jakarta 16 April mendatang.

Tersiar juga bahwa 2 bonus track berjudul "Sanctuary" dan "Rest" akan diselipkan ke dalam 2 LP yang berformat gatefold tersebut bersama poster karya Ardneks, yang kembali ditunjuk sebagai perancang kemasan piringan hitam Axis Mundi.

Dengan bangga Hearingeye Records mengumumkan bahwa pada Record Store Day 2016 Jakarta akan merilis:

 

 

POLKA WARS

"Axis Mundi"

 

 

 

Date : 4/16/2016

Format : Deluxe Edition (2 LP Gatefold, Poster, Postcards, Liner Notes from Ade Paloh & Aldo Ersan with 2 Bonus Tracks)

Price : IDR 420,000

Release Type : RSD Exclusive Release

Quantity : 150

 



Salam hangat, 
Hearingeye Records.

Latest News

Jangar, Merapal Ulang Duka Berkepanjangan Warga Bali lewat Stoner Rock Berenergi

Malam itu, Jangar meraung khidmat dan berdentum hebat lewat stoner rock gontai nan berat khas mereka.

A Wrecked Interview with Dominic of NOTHING

We concluded our interview with a shot of whisky which leaves us both drunk and him wandering around again in the parking lot. What a great night.

LIVE REVIEW FROM THE STAGE “NOTHING LIVE IN JAKARTA"

Every great moment starts with a touch of Orang Tua Finest, “Anggur Merah”